Unforgettable Girl_fanfic.
12:25 AM•Wednesday, October 15, 2008

Unforgettable Girl
by, Ink
Staring: Kang Ta
Eugene
Pagi ini tidak seperti biasanya....awan kelabu menyelimuti langit, matahari pun enggan menampakkan dirinya.
"Heh...."aku pun menghela nafas pendek, aku tahu...sebentar lagi aku mulai menjalankan rutinitasku yang padat,kadang aku merasa hariku terasa sangat panjang.
"Hei,kau sudah bangun?"sapa managerku yang baru datang.
"Hmm,pagi sekali kau datang,tak seperti biasanya."
"Tidak boleh?"tanyanya lagi
"Terserah, aku mau mandi dulu.Kau tunggu sebentar, jangan kau berantakan kamarku."
"Araso..araso.."
Setelah mandi, aku mulai melakukan aktivitasku yang panjang dan padat seperti biasanya.Hari ini aku ada pemotretan di seoul untuk cover sebuah majalah.Sepanjang jalan aku hanya mendengarkan lagu dari I-Podku, entah apa yang kupikirkan.
"KangTa, bangun, sudah sampai."manager menggoyang-goyangkan bahuku.
"Hmm"
"Sudah sampai."katanya lagi
"Oh, aku tahu.Ayo turun."
Kami pun menaiki anak tangga dan masuk ke dalam gedung.Di sana sudah banyak kru dan fans yang sudah menungguku.Aku pun melambaikan tangan kepada para fansku.
"Kau tunggu di sini dulu."kata managerku lalu ia pergi meninggalkanku di ruang rias.
"Annyonghaseyo,Kang Ta oppa??"tanya seorang gadis yang duduk di sebelahku.
"Eugene?"kataku kaget
"Aku ada pemotretan cover majalah,oppa?
"Aku juga.sudah lama tidak bertemu."
"Iya."
Eugene, dia juga artis satu perusahaan denganku.Sudah 2 tahun aku mengenalnya, dan aku pernah jatuh cinta padanya.Itu sudah kisah lama,tapi entah kenapa aku tidak bisa membuangnya dari kepalaku.
Flashback...
Aku dan dia bertemu di sebuah agensi perusahaan model.Pertemuanku dengannya adalah kebahagiannku yang terbesar.
"Ah, maaf."kata seorang gadis yang menabarakku
"Oh, tidak apa."kataku
"Ayo, kita pergi."Hyesung menarik tanganku
Itu adalah pertemuanku yang pertama dengannya.Seorang gadis dengan dandanan sederhana, rambutnya panjang terurai, dan aku tidak pernah melupakan senyumannya saat itu padaku.
Kami pun beberapa kali sering bertemu dan saling menegur sapa.
Kami pun sering saling mengirim message hanya untuk mengirim salam.Kami memiliki banyak kesamaan,dan yang paling tak pernah bisa aku lupakan adalah dia membuat mantel rajutan tangannya sendiri untukku.
Sepertinya aku telah jatuh cinta padanya.
"Oppa"panggilnya
"Malam ini bagaimana kalo kita pergi makan bersama?"lanjutnya
"Baiklah."kataku
"Gumao oppa."katanya, dan tersenyum lagi padaku.
Sudah kuputuskan untuk memberanikan diriku menyatakan perasaanku yang sebenarnya padanya.Aku akan bialang kalo aku sangat sayang padanya.
"Eugene.."panggilku
"Hmm.."
"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu."kataku sambil mencari tatapan matanya
"Sebenarnya aku juga..ada yang ingin aku bicarakan denganmu."
Entah kenapa setelah dia mengatakan hal itu,sepertinya aku ......entahlah.
"Kalo begitu kau dulu yang bilang."kataku
"Sebenarnya..aku, aku, aku menyukai Hyesung oppa..."
"....."aku pun terdiam dengan hati yang tak menentu.
"Aku tak tau harus mengatakannya kepada siapa, tapi yang aku tahu oppa dekat denganmu.Sudah lama, sejak aku bertemu dengannya pertama kali di agensi, aku sudah menyukainya, dan makin menyukainya."jelasnya
"Jadi..."
"Bolehkah aku memintamu untuk menyampaikan ini padanya."katanya sambil menyerahkan sepucuk surat padaku, dan aku tahu itu adalah surat cintanya untuk sahabatku , Hyesung.
"......."
"Oppa?Kenapa diam,ah, aku jadi malu...kau jangan beritahu yang lainnya ya."
"Kenapa?"
"Apa?"tanyanya bingung.
"Kenapa yang kau suka itu sahabatku, kenapa teman terbaikku yang kau suka?"
"Oppa, aku tidak mengerti.."
"Sejak pertama kali bertemu sampai detik ini pun aku sangat menyukaimu.Tiap hari yang ada di kepalaku hanya kau seorang, dan yang ingin aku temui setiap hari adalah kamu."akhirnya aku mengatakan apa yang seharusnya tidak pernah boleh aku katakan ke siapa pun.
"...."dia pun terdiam dan menggigit bibirnya.
"Ya, aku akan sampaikan surat ini padanya, lebih baik kau pulang dengan TAXI, sudah malam.Kau pulang duluan saja, aku ingin pergi ke suatu tempat."kataku sambil melangkahkan kaki menjauh drinya.
"Mianhae.."katanya terdengar samar.
Aku pun minum beberapa gelas malam itu.Kuperhatikan suratnya dengan seksama, entah apa yang kupikirkan, kuremas dengan kuat surat itu.Hatiku sangat sakit saat itu, terasa amat sakit.
Andai saja yang ia sukai bukan sahabatku, aku akan menyatakan perasaanku padanya dan memintanya untuk bersamaku.
Sungguh, aku sangat menyayanginya......
Tapi, walau semua sudah berubah, ada satu hal yang tidak akan pernah berubah, kau adalah gadis yang pernah mengisi hatiku, gadis yang tidak akan pernah aku lupakan sampai kapanpun....
~ Unforgettable Girl . Fin ~












